KPM DAN RDS SE KECAMATAN PANTI GELAR PERSIAPAN REMBUK STUNTING

Selasa, 6 September 2022 yang lalu tepat di pinggir sungai Kaliputih Desa Kemiri Kecamatan Panti Kabupaten Jember, terlihat dua perempuan berjalan mendatangi bangunan tua berbentuk joglo yang telah dipersiapkan oleh pemilik sebuah rumah makan yang sedang di bangun. Satu per satu diantara mereka mulai 'melantaikan' beberapa lembar karpet yang bermotif lingkaran warna hitam menghiasi warna dasarnya yang coklat susu. Tidak jarang canda dan tawa mereka berdua hadir memecahkan suara detak jam dinding tua yang terpasang di sudut ruangan Joglo. Entah sudah berapa lama jarum jam dinding tua itu bekerja dengan setia berputar mengikuti porosnya sambil lalu menunjuk deretan angka 1 hingga 12.

"Wah, jamnya berputar kencang. Tidak terasa sekarang sudah menunjukkan jam 9 lebih 15 menit", ujar Lisa sambil merapikan bagian ujung karpet coklat yang telah dihamparkannya. Lisa adalah sosok Kader Pembangunan Masyarakat (KPM) Desa Kemiri Kecamatan Panti yang juga sebagai pemandu wisata di suatu biro travel dan tour di Kabupaten Jember.

"Sabar. Sebentar lagi pasti akan datang semuanya", sahut Fitri perempuan yang sejak tahun 2020 menjadi Ketua Rumah Desa Sehat (RDS) Desa Kemiri Kecamatan Panti.

Tidak lama kemudian tampak bermunculan beberapa perempuan berjilbab di puncak jalan dengan lebar satu meter setelah melewati sekali kelokan dan tanjakan. Menyusuri jalan bersemen bersebelahan dengan deretan kursi dan meja panjang terbuat dari kayu setebal 15 cm dilanjutkan dengan menuruni tiga trap lantai bertingkat tipis, akhirnya mereka sampailah di pintu 'kupu tarung' rumah Joglo tersebut.

"Assalammu'alaikum", sapa mereka kepada beberapa orang yang ada di dalam rumah.

"Wa alaikum salam", sahut Lisa dan Fitri sambil menjabat tangan beberapa perempuan KPM dan RDS dari Desa Suci, Serut, Glagahwero, dan Pakis.

"Maaf terlambat datang karena masih saling menunggu tadi di jalan. Maklum, kami takut kesasar karena baru dengar kalau di sini ada rumah makan baru",  timpal Endang Purwantini KPM yang berasal dari Desa Suci Kecamatan Panti.

Tidak lama kemudian rombongan ketiga datang. Berbeda dengan rombongan sebelumnya yang semuanya adalah perempuan. Dominasi laki-laki pada rombongan kedua ini datang sambil membawa beberapa peralatan pertemuan seperti LCD dan layarnya serta soundsystem. Tampaknya mereka adalah Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kementerian Desa PDTT yang berjalan bersama dengan KPM dan RDS dari Desa Kemuningsari Lor Kecamatan Panti memasuki rumah Joglo untuk mengikuti pertemuan bersama KPM dan RDS se Kecamatan Panti.

Tepat jam 09:48 WIB acara pertemuan yang dikemas dalam Rapat Koordinasi KPM dan RDS se Kecamatan Panti dimulai. Endang Purwantini mantan PLD yang kini sebagai KPM dan aktifis perempuan yang bergerak pada pekerja migran memberikan sambutan sebagai penanda bahwa acara pertemuan dimulai.

Deka Mustain, pria asal dari Kecamatan Puger yang kini menjadi Pendamping Desa (PD) di Kecamatan Panti mengucapkan, "Terimakasih kepada bapak Dodik Merdiawan, S.E selaku TAPM Wilayah Gus Halim meliputi Kecamatan Kalisat, Sukowono, Jelbuk, Arjasa, Sukoramnbi, dan Panti yang telah hadir pada acara ini. Terima kasih pula disampaikan kepada PIC Penurunan Stunting Kabupaten Jember yaitu bapak Itong yang sudah menghadiri undangan rapat koordinasi Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Rumah Desa Sehat (RDS) se Kecamatan Panti. Tak lupa diucapkan terima kasih disampaikan kepada KPM, RDS, dan PLD yang turut hadir dalam acara ini."

Selanjutnya Deka Mustain yang didampingi kedua PLD Kecamatan Panti yaitu Syamsul Arifin dan Tris Iful menyampaikan maksud dan tujuan yang ingin dicapai dalam pertemuan ini. "Maksud dan tujuan dari rapat koordinasi ini terkait persiapan pelaksanaan Rembug Stunting untuk usulan RKP Tahun 2023. Selain itu, tujuan koordinasi ini dipergunakan untuk menyusun poin-poin penting dalam rencana anggaran belanja pada kegiatan KPM dan RDS yang akan disusun untuk usulan RKP Tahun 2023. Kemudian pada pertemuan ini kita semua dapat sharing permasalahan yang terjadi di masing-masing Desa berkaitan dengan regulasi perencanaan." Demikian penyampaian maksud dan tujuan dari Koordinator TPP Kecamatan Panti dalam mengakhiri sambutannya. @itong


Komentar